Quatrain of Conceptual Misconceptions

a time to falter, brings clarity upon halter a time to alter, severity to laughter a time to heal, a time to reveal the very things bound to conceal   i scaled this mount of solitaire the very everest of my despair weathered and disfigured nestled in and not withered   great comedy and divine … Continue reading Quatrain of Conceptual Misconceptions

Advertisements

Kelam Nanti

The following is in Bahasa Indonesia 馃檪   atraksi itu tak lagi menghiburku malah cenderung menjemukan lekuk itu tak lagi menyulutku malah kadang memuakkan   di kala batin ini meresapi duduk diam sambil menanti gugusan kemboja coba menghibur tak jua layu pun setelah gugur   ingin kuberi arti pada perasaan ini biar bisa kumaki dan … Continue reading Kelam Nanti

Kelam Kini

The following is in Bahasa Indonesia 馃檪   seberapa keraspun kututupi kekurangan sebagian jiwaku akan tetap kerdil dan terpasung dan berontak minta kemenangan namun terpaku dan tetap聽 kecil   seberapa keraspun kumencari kesempurnaan akan indahnya sebuah penghormatan yang tidak kudapatkan maupun kubuktikan yang tidak diserahkan maupun diberikan   namun harapan tinggallah harapan yang berujung pada … Continue reading Kelam Kini

Kelam Dulu

The following is in Bahasa Indonesia 馃檪   dalam sebuah permenungan di suatu malam kudapati diriku dalam sebuah pelarian dari jeratnya bayangan yang cenderung kelam dan bongkah nestapa yang adalah kehampaan   berkali-kali aku berlari di saat aku harusnya mencari sebuah pemenuhan dari sebuah kehausan sebuah kerinduan akan keniscayaan   di saat hari seharusnya berganti … Continue reading Kelam Dulu